Pengertian Algoritma AES

Advanced Encryption Standard (AES) merupakan algoritma cryptographic yang dapat digunkan untuk mengamakan data.

-Dibuat oleh Vincent Rijmen dan John Daemen asal Belgia sering disebut sebagai algoritma Rijndael.

-Algoritma AES adalah blok chipertext simetrik yang dapat mengenkripsi (echiper) dan deskripsi (decipher) informasi.

-Algoritma AES menggunakan kunci kriptografi 128, 192, dan 256 bits.

-AES (Advanced Encryption Standar) adalah lanjutan dari algorima enkripsi standar DES (Data Encryption Standar) yang masa berlakunya dianggap telah usai karena faktor keamanan.

 

Proses Enkripsi AES

1.Pertama kita melakukan XOR plainteks/state dengan roundkey.

2.Setelah selesai melakukan XOR plainteks dengan roundkey. Kita lakukan subtitusi dengan s-Box.

3.Setelah itu hasil dari subtitusi dengan s-Box selesai. Kita lakukan siftrow.

4.Setelah hasil shiftrow didapat, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan Mix Columns dengan mengalikan matrik.

5.Setelah perhitungan Mix Column selesai maka kita melakukan addround key. Yaitu melakukan XOR state dengan round key. Lakukan sampai literasi 10, namun pada saat putaran/literasi yang ke 10, setelah step shiftrow lompati step Mix Colums dan langsung lanjut melakukan XOR hasil state saat shift row dengan round key

 

 

penjelasan lengkap here

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *